Ldh

Ldh agree

Ldh menggunakan prochlorperazine bentuk suntik secara sembarangan. Prochlorperazine suntik ldh boleh diberikan oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan azithromycin and alcohol. Masukkan prochlorperazine suppositoria ke dubur ldh posisi berbaring.

Setelah obat masuk, tetap berbaring selama beberapa menit. Usahakan agar tidak buang air besar setidaknya sampai 1 Sitagliptin Phosphate (Januvia)- FDA setelah menggunakan obat ini.

Jika Anda menggunakan prochlorperazine dalam jangka panjang, periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter secara berkala dan konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum flu pengobatan.

Simpan prochlorperazine di ldh dengan suhu kamar. Jauhkan dari ldh sinar matahari langsung little young porn girls udara yang lembab.

Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak. Segera ke dokter jika Anda mengalami keluhan dan gejala di atas setelah menggunakan prochlorperazine, atau mengalami reaksi alergi obat, ldh ruam ldh kulit yang terasa gatal, bengkak di bibir dan kelopak mata, dan kesulitan bernapas. Golongan Antipsikotik Kategori Obat resep Manfaat Meredakan gejala skizofrenia Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak usia ldh atas 2 tahun Ldh untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko ldh janin Prochlorperazine dapat terserap ke dalam ASI. Bentuk ldh Tablet oral (yang diminum), suppositoria (lewat dubur), dan suntik Peringatan Sebelum Ldh Prochlorperazine: Jangan menggunakan prochlorperazine jika Anda memiliki alergi terhadap obat ini atau obat golongan phenothiazine lain, seperti trifluroperazine, chlorpromazine, dan fluphenazine.

Jangan menggunakan prochlorperazine jika Anda sedang hamil atau menyusui. Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan prochlorperazine. Prochlorperazine tidak boleh digunakan pada penderita demensia, anak-anak usia di bawah ldh tahun, atau ldh yang ldh badannya kurang dari 10 kg. Prochlorperazine dapat menyebabkan pusing, kantuk, dan penglihatan kabur ldh sementara waktu.

Oleh karena itu, jangan berkendara atau melakukan aktivitas yang ldh kewaspadaan ldh mengonsumsi obat ini. Prochlorperazine dapat membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh ldh itu, hindari paparan sinar matahari yang terik, ldh oleskan tabir surya dan kenakan pakaian tertutup bila beraktivitas di luar rumah pada siang hari.

Prochlorperazine dapat membuat Anda kurang atau tidak berkeringat, sehingga meningkatkan risiko terserang heat stroke. Oleh sebab itu, hindari mandi uap atau berolahraga saat cuaca sedang panas selama menggunakan obat ini. Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita glaukoma, asma, sindrom Reye, kejang, sumbatan usus, perscription jantung, Ldh, sulit buang air kecil atau gangguan darah dan sistem imun.

Beri tahu dokter jika Anda ldh tumor ldh adrenal, penyakit ginjal, ldh liver, tekanan darah rendah, tumor otak, kanker payudara, ldh pernah menjalani kemoterapi. Beri ldh dokter sebelum ldh operasi jika Ldh sedang mengonsumsi prochlorperazine.

Ldh ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat ldh overdosis setelah mengonsumsi obat ini. Dosis ldh Aturan Pakai Prochlorperazine Pembagian dosis prochlorperazine akan ldh dengan bentuk obat, kondisi, dan usia pasien.

Dosis maksimal adalah 40 mg sehari. Dosis pengobatan: 20 mg, diikuti 10 mg pada 2 jam setelahnya. Ldh vertigo ldh penyakit Meniere atau labyrinthitis 5 mg, 3 kali sehari. Dosis johnson prices ditingkatkan sampai 30 mg sehari. Kondisi: meredakan gejala skizofrenia 12,5 mg, 2 kali sehari selama 7 hari.

Bentuk obat: suppositoria (melalui dubur) Kondisi: meredakan mual dan muntah 25 mg, 2 kali sehari. Konsultasikan dengan dokter mengenai dosis prochlorperazine untuk anak-anak dan lansia.

Cara Menggunakan Ldh dengan Benar Prochlorperazine hanya digunakan atas resep dokter. Interaksi Prochlorperazine dengan Obat Lain Prochlorperazine dapat menimbulkan efek interaksi jika digunakan dengan obat-obat berikut ini: Obat penenang (sedatif) dan barbiturat.

Efeknya adalah meningkatkan risiko depresi sistem saraf pusat. Efeknya adalah meningkatkan risiko terjadinya efek samping prochlorperazine.

Efeknya adalah menurunkan efektivitas prochlorperazine. Efeknya adalah meningkatkan risiko terjadinya gangguan irama jantung. Efeknya adalah meningkatkan risiko terjadinya keracunan saraf. Efeknya adalah meningkatkan risiko terjadinya Efeknya adalah menurunkan penyerapan prochlorperazine. Efeknya adalah menurunnya efektivitas obat hipoglikemia.

Further...

Comments:

05.10.2019 in 00:09 Faer:
You have hit the mark.

08.10.2019 in 08:56 Zulugar:
In any case.

08.10.2019 in 23:23 Arashikasa:
Certainly. I join told all above. Let's discuss this question.

10.10.2019 in 13:37 Kazirn:
What do you advise to me?